28 July 2016
Radio MDC "TANGGUNG JAWAB ATAS BEREDARNYA VAKSIN PALSU"
By Rosalinda Elsina, S.H, M.Kn

Pada tangga 28 Juli 2016 Radio MDC menyiarkan sebuah siaran dengan sebuah topik yang berjudul Tanggung Jawab Atas Beredarnya Vaksin Palsu dengan narasumber ibu Rosalinda. Berikut adalah cuplikan beberapa hal yang dibahas.

Persoalan vaksin palsu ramai dibicarakan, Pemerintah menyebutkan setidaknya 14 rumah sakit diduga menjadi tempat diedarkannya vaksin palsu. Masyarakat merasa dirugikan tidak hanya karena biaya yang cukup mahal untuk membayar vaksin palsu, namun juga implikasi yang lebih serius akibat hilangnya imunitas dalam tubuh anak sampai dengan kemungkinan masuknya zat-zat tertentu yang potensial berdampak buruk terhadap kesehatan anak pada jangka panjang.

Dari permasalahan tersebut setidaknya ada dua upaya hukum (litigasi) yang dapat dilakukan oleh korban vaksin palsu selain berbagai upaya non-litigasi lainnya.

Pertama, para korban sebagai pelapor dapat menyampaikan laporan kepada kepolisian atas perbuatan pidana yang dilakukan oleh terlapor rumah sakit sebagai korporasi atau badan hukum.

Kedua, para korban dapat mengajukan gugatan perdata atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh dokter dan perawat (pelaku) bersamaan dengan gugatan ganti kerugian kepada rumah sakit sebagai konsekuensi tanggung jawab vicarious (vicarious liability).

 

Jadilah pasien cerdas dan bertanggung-jawab!

GATEWAYS FOR
SHARE